Swipe up untuk membaca artikel

Bupati Klaten Resmi Buka KBMKB TA 2026 Desa Pakisan, Wujud Sinergi Bangun Desa

7d.jpg

KLATEN – Pemerintah Kabupaten Klaten bersama Kodim 0723/Klaten secara resmi membuka kegiatan Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) Ke-33 Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Desa Pakisan Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten, Selasa (12/5/2026). 

Program lintas sektoral tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, pemerintah desa dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan melalui budaya gotong royong.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf Maryono selaku Danramil 07/Wedi. Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, pejabat TNI-Polri, kepala OPD, tokoh masyarakat serta warga Desa Pakisan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Klaten H. Edy Sasongko, Kapolres Klaten AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, S.H., M.I.P., Komandan Depo Pendidikan Latihan Pertempuran Rindam IV/Diponegoro Letkol Inf Alfian Erwin Syahputra K., S.Hub., unsur Kejaksaan dan Pengadilan, para camat, kepala desa se-Kecamatan Cawas, jajaran Perwira Staf Kodim 0723/Klaten, Kapolsek se-Rayom Pedan, tokoh agama, tokoh masyarakat serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Dalam amanatnya, Bupati Klaten menegaskan bahwa KBMKB merupakan program strategis yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga membangun semangat persatuan dan kepedulian sosial masyarakat.

“Kegiatan KBMKB merupakan salah satu wujud nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Klaten, TNI, pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah secara gotong royong. Program ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan semangat kebersamaan, persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Bupati Klaten.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan harus didukung partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, melalui KBMKB, pemerintah terus mendorong budaya gotong royong sebagai kekuatan utama pembangunan desa.

Bupati juga menekankan bahwa kegiatan KBMKB melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Klaten, pemerintah desa hingga masyarakat secara langsung. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi pembangunan antara pemerintah daerah bersama TNI dan Polri yang difokuskan pada upaya mendukung pembangunan daerah serta pemberdayaan masyarakat,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Klaten turut menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran TNI, Polri dan semua pihak yang telah bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten Klaten dalam mendukung pelaksanaan program KBMKB.

Di akhir amanatnya, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Klaten untuk terus menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke pelosok desa agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara adil dan berkelanjutan oleh seluruh masyarakat.

Dalam programnya, sasaran fisik KBMKB di Desa Pakisan meliputi betonisasi jalan pertanian Blok H Barat sepanjang 642 meter serta pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak tiga unit. Selain pembangunan fisik, program ini juga menyasar kegiatan nonfisik berupa penyuluhan bela negara dan penyuluhan administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Pelaksanaan KBMKB dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 12 Mei hingga 11 Juni 2026 sesuai program yang telah ditetapkan di wilayah Desa Pakisan Kecamatan Cawas.

Usai kegiatan pembukaan, Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto menyampaikan bahwa sasaran utama pembangunan fisik berupa betonisasi jalan pertanian diharapkan mampu menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para petani di Desa Pakisan.

Menurutnya, akses jalan yang baik akan mempermudah mobilitas hasil pertanian, memperlancar distribusi, serta meningkatkan produktivitas masyarakat di sektor pertanian.

“Kami berharap dengan adanya KBMKB ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur desa sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkap Letkol Inf Slamet Hardianto.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan menjadi faktor penting keberhasilan program. Semangat gotong royong yang terus terjaga diyakini mampu memperkuat hubungan harmonis antara aparat TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah.

Program KBMKB sendiri merupakan salah satu agenda rutin lintas sektoral yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Klaten bersama Kodim 0723/Klaten sebagai upaya percepatan pembangunan desa, peningkatan kualitas hidup masyarakat serta penguatan semangat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat pedesaan. (Red)



berita Berita Satuan tni