Swipe up untuk membaca artikel

Rapat Pleno TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 Desa Solodiran Digelar

1b.jpg

KLATEN — Rapat Pleno Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 untuk Desa Solodiran Kecamatan Manisrenggo Kabupaten Klaten, wilayah Kodim 0723/Klaten, resmi digelar di Aula Dispermades Kabupaten Klaten, Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan gambaran menyeluruh terkait rencana pelaksanaan program TMMD sebagai bagian dari percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Program TMMD merupakan kegiatan operasi bhakti yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah serta komponen masyarakat. Program ini diarahkan untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta meningkatkan daya juang masyarakat, sejalan dengan peran TNI sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat.

Rapat pleno tersebut dihadiri oleh unsur terkait, antara lain perwakilan Kodim 0723/Klaten yang diwakili Bati Bhakti TNI Serma Rahardian, Kepala Bidang Pengembangan SDA, TTG dan Ekonomi Masyarakat Indra Prasetya Adi, SE., MM yang mewakili Kepala Dispermades Kabupaten Klaten, Danramil 12/Manisrenggo Kapten Czi Mujianto, Kepala Desa Solodiran Sukamta, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klaten.

Dalam paparannya, Serma Rahardian menjelaskan bahwa sasaran program TMMD mencakup pembangunan fisik dan nonfisik. Pembangunan fisik meliputi betonisasi jalan sepanjang 597 meter, pembangunan talud sepanjang 597 meter, pembuatan gorong-gorong dengan panjang 1,5 meter dan lebar 5 meter, pembangunan 3 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta 5 unit jambanisasi.

“Sasaran nonfisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan administrasi kependudukan guna meningkatkan pemahaman serta kualitas hidup masyarakat,” jelas Serma Rahardian.

Sementara itu, Indra Prasetya Adi, SE., MM dalam sambutannya menegaskan bahwa program TMMD memiliki peran strategis dalam pembangunan desa.

“Program TMMD ini guna mendukung percepatan pembangunan di wilayah desa serta menumbuhkembangkan semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat dalam membangun desanya,” ujar Indra Prasetya Adi.

Serma Rahardian juga menambahkan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program TMMD membantu program pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan keamanan, taraf hidup, kesejahteraan, pendidikan dan kesehatan masyarakat, sekaligus memelihara dan meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur melalui TMMD juga berdampak langsung pada kelancaran distribusi barang dan jasa.

“TMMD turut memperlancar dan meningkatkan akses transportasi barang dan jasa, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Pada program TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Desa Solodiran dijadwalkan akan dilaksanakan mulai 22 April 2026 hingga 21 Mei 2026. Diharapkan, pelaksanaan program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan daerah. (Red)



berita Berita Satuan tni