Sragen - Maulid Nabi muhammad SAW : Tiga Langkah Memperkuat dan Menambah Keimanan

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Sragen - Maulid Nabi muhammad SAW : Tiga Langkah Memperkuat dan Menambah Keimanan

Berita Militer
Rabu, 27 November 2019


Maulid Nabi muhammad SAW : Tiga Langkah Memperkuat dan Menambah Keimanan
Add caption


Minggu, 24 Nopember 2019 pukul 20.00 WIB sampai dengan pukul 23.00. WIB, di Masjid Amanatul Mukhsin, Dk Ngudi Mulyo  Gunung sari Rt. 01,Desa Plumbon dilaksanakan pengajian umum  dalam rangka memperingati Maulid Nabi muhammad SAW dan Haul Alm. H Sukirdi dengan penceramah KH. Ruslin Al Khudhoifi (Dari Demak).


Hadir dalam kegiatan Bupati Sragen (Hj. dr.Kusdinar Yuni Untung Sukowati), David Supriyadi S. sos. MM(Camat Sambungmacan), Kapolsek Sambungmacan (AKP joko Widodo), Babinsa Ds Plumbon (Sertu Warsono), Totok Aribowo S. E(Kades Plumbon) beserta perangkat, Tokoh Agama dan tokoh masyarakat se Desa Plumbon, Undangan dan masyarakat DukuhNgudi Mulyo Gunung Sari dan sekitarnya. 


Dalam ceramahnya Iman seorang Muslim dapat bertambah dan berkurang. Faktor penyebab bertambahnya iman di antaranya adalah ketaatan, begitu juga faktor menurunnya iman tak lain dan tak bukan adalah kemaksiatan. Maka dari itu kita diperintahkan untuk terus melakukan amalan-amalan yang dapat menumbuhkan keimanan dan juga sebaliknya.


Bahwa beberapa perkara yang dapat menambahkan keimanan serta memperkuatnya. Pertama, mendengarkan ayat al-Qur'an dan hadits yang di dalamnya disebutkan perihal janji Allah subhanahu wata'ala, ancaman-Nya, " perkara-perkara akhirat, kisah-kisah nabi, mukjizat, serta hukuman bagi mereka yang menentang para nabi. Begitu juga mendengarkan kezuhudan salafussalihin di kehidupan dunia, begitu juga kecintaan mereka kepada akhirat dan pula mendengarkan ayat-ayat sam'iyyat, ujar "KH. Ruslin Al Khudhoifi.


Kedua, melihat kebesaran langit dan bumi dan segala sesuatu yang menakjubkan dan keindahan yang diciptakan di langit dan bumi. Ketiga, melaksanakan amal saleh secara teratur, juga menjaga dirinya supaya tidak tergelincir kepada kemaksiatan dan keburukan. Beliau juga menjelaskan bahwa iman itu dengan perkataan dan amal, bertambah sebab melakukan ketaatan dan menurun sebab melakukan kemaksiatan. (Red)