Serka Samsul Bahri Munthe Ikuti Destana Desa Trukan

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Serka Samsul Bahri Munthe Ikuti Destana Desa Trukan

Berita Militer
Kamis, 21 November 2019
Serka Samsul Bahri Munthe Ikuti Destana Desa Trukan


Wonogiri - Bertempat di Balai Desa Trukan, Kecamatan Pracimantoro, Babinsa Ramil 13/Pracimantoro Serka Samsul Bahri Munthe mengikuti kegiatan pelatihan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) Desa Trukan bersama Kades Trukan, Staf BPDB Wonogiri, Staf Desa, Kadus Desa Trukan dan relawan BPBD wonogiri, Rabu(20/11).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kades Trukan Rakino, S.Sos., Anggota BPBD Kab. Wonogiri Asiyah Ekasari M.Sc (ketua tim), Bambang (fasilitator), Bappeda/Litbang Kab. Wonogiri Ari H, Ariyani, Suyono, Babinsa Koramil13/Pracimantoro Serka Samsul Bahri Munthe, PNS Dinsos Kec. Pracimantoro Triyanto, Dispen Kec. Pracimantoro Ibu Wina, Dinas P & K Kec. Pracimantoro Bpk Darma.

Sambutan Kades trukan Rakino S.Sos antara lain Hari ini kita kedatangan tamu dari BPBD dari Kec. Wonogiri.dgn maksut untuk program pelatihan Desa tangguh bencana. Dengan adanya acara pelatihan ini, semoga para relawan lebih tanggap, tangkas dan tangguh dalam mengatasi permasalahan di lapangan. Mohon selama pelatihan ini berlangsung, semua yang terlibat baik itu staf ataupun relawan bencana agar mempelajari dan mematangkan cara bagaimana cafa kerja di lokasi kejadian.


Sambutan ketua tim BPDB Kab. Wonogiri Ibu Asiyah Ekasari M.Sc., Dengan adanya acara pelatihan ini, kita semua berharap para relawan dapat lebih sigap membantu para korban bencana, atau paling tidak semua dapat menyelamatkan dirinya sendiri dulu baru ke orang lain. Untuk acara pelatihan ini akan saya serahkan kepada Bapak Bambang yang dalam hal ini sebagai fasilitator. Kita suskseskan kegiatan ini demi kita sendiri, keluarga dan orang lain khususnya di  Kecamatan Pracimantoro.

Tujuan pelatihan lain untuk meningkatkan kemampuan peserta untuk melakukan perencanaan tanggap darurat. Meningkatkan kemampuan peserta untuk melakukan kegiatan tanggap darurat. Materi pelatihan Sistem komando terpusat, Tim reaksi cepat, Mekanisme kedaruratan bidang kesehatan, Mekanisme kedaruratan bidang logistic, mekanisme kedaruratan bidang penyelamatan pengungsi, monitoring dan evaluasi tahap tanggap darurat, (**).