TNI Dan Warga Semangat Gotong Royong Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VI Di Kalikotes
KLATEN – Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VI yang menghubungkan akses masyarakat di Desa Kalikotes, Kecamatan Kalikotes Kabupaten Klaten terus menunjukkan progres positif. Pekerjaan konstruksi telah memasuki tahapan penting berupa pemasangan begesting balok gandul serta pengecoran pondasi pilon sebagai bagian dari struktur utama jembatan gantung yang melintasi anak Sungai Kali Kuning. (3/8/2026)
Dalam pelaksanaannya, anggota Koramil 01/Kota Kodim 0723/Klaten bersama warga masyarakat dan tenaga teknisi tampak bergotong royong melaksanakan berbagai pekerjaan konstruksi di lokasi. Keterlibatan seluruh unsur tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, masyarakat dan pihak teknis dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan aktivitas perekonomian warga.
Pekerjaan begesting balok gandul dilakukan sebagai persiapan pembentukan struktur beton yang akan berfungsi menopang bagian konstruksi jembatan, sementara pengecoran pondasi pilon menjadi tahap krusial dalam memastikan kekuatan dan stabilitas bangunan jembatan gantung secara keseluruhan. Seluruh proses dikerjakan dengan memperhatikan aspek teknis dan keselamatan kerja guna menghasilkan konstruksi yang kokoh, aman dan memiliki daya tahan jangka panjang.
Di tengah aktivitas pembangunan tersebut, semangat kebersamaan terlihat begitu kuat. Warga secara sukarela membantu pengangkutan material, penyiapan peralatan, hingga pekerjaan pendukung lainnya. Kehadiran personel Koramil 01/Kota di lapangan tidak hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga menjadi motivator bagi masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong yang telah menjadi ciri khas kehidupan pedesaan.
Babinsa Desa Kalikotes Koramil 01/Kota Kodim 0723/Klaten, Serka Eko Susilo mengatakan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kemajuan desa.
“Pengerjaan bersama warga dalam pembangunan jembatan gantung ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui gotong royong, pekerjaan yang berat dapat diselesaikan dengan lebih cepat, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujar Serka Eko Susilo di sela kegiatan.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda memiliki nilai strategis bagi masyarakat karena nantinya akan mempermudah mobilitas warga, memperlancar akses pengangkutan hasil pertanian, serta membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah sekitar.
Lebih lanjut, Serka Eko berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun selama proses pembangunan dapat terus dipertahankan dan menjadi modal sosial dalam mendukung berbagai program pembangunan lainnya di Desa Kalikotes.
“Kami berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai rencana. Selain itu, semangat gotong royong yang telah ditunjukkan masyarakat ini hendaknya terus dijaga karena menjadi kekuatan utama dalam membangun desa. Jembatan ini nantinya bukan hanya menjadi sarana penghubung wilayah, tetapi juga simbol kebersamaan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.
Keberadaan Jembatan Garuda diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Kalikotes dan sekitarnya. Selain meningkatkan aksesibilitas antarwilayah, jembatan tersebut juga diyakini akan mendukung kelancaran kegiatan sosial, pendidikan, pertanian, maupun perekonomian masyarakat yang selama ini bergantung pada akses penyeberangan di kawasan anak Sungai Kali Kuning.
Kodim 0723/Klaten melalui jajaran Koramil terus berkomitmen mendukung berbagai program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran aparat teritorial di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membantu percepatan pembangunan wilayah, memperkuat persatuan serta mendorong tumbuhnya semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan nasional. (Red)