Swipe up untuk membaca artikel

Babinsa Koramil Karangnongko Pantau Harga Sembako, Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok

1c.jpg


 

KLATEN – Babinsa Koramil 11/Karangnongko Kodim 0723/Klaten, Serka Iwan Wijayanto bersama Babinsa lainya melaksanakan pengecekan dan pemantauan harga serta ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Puluhwatu, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten. Rabu (19/8/2026)

 

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga, memastikan kelancaran pasokan bahan pokok, sekaligus mencegah terjadinya gejolak harga yang dapat membebani masyarakat.

 

Pemantauan secara langsung ke pasar menjadi langkah penting untuk mengetahui perkembangan harga dan kondisi persediaan sejumlah komoditas kebutuhan pokok. Selain memantau harga, Babinsa juga berkoordinasi dan berkomunikasi dengan para pedagang untuk memperoleh informasi mengenai ketersediaan barang, kelancaran distribusi serta faktor-faktor yang berpotensi memengaruhi perubahan harga di tingkat konsumen.

 

Dalam kegiatan tersebut, Serka Iwan Wijayanto bersama Babinsa melakukan pengecekan terhadap sejumlah bahan sembako yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Pemantauan dilakukan dengan memperhatikan kondisi stok barang sekaligus membandingkan perkembangan harga di lapangan dengan kondisi sebelumnya.

 

Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari sistem deteksi dini terhadap kemungkinan terjadinya kelangkaan atau keterlambatan pasokan. Sebab, terganggunya distribusi dan menurunnya persediaan barang di pasar dapat berpengaruh langsung terhadap mekanisme harga dan daya beli masyarakat.

 

Babinsa Serka Iwan Wijayanto menyampaikan bahwa pemantauan harga dan ketersediaan sembako merupakan bentuk kepedulian aparat kewilayahan terhadap kondisi perekonomian masyarakat.

 

“Pemantauan ini kami lakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi persediaan dan perkembangan harga bahan pokok di pasar. Kami ingin memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dan distribusinya berjalan dengan baik, sehingga tidak terjadi keterlambatan suplai yang dapat memicu kenaikan harga,” ujar Serka Iwan Wijayanto.

 

Menurutnya, komunikasi dengan para pedagang juga diperlukan untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga stabilitas harga. Pedagang diharapkan dapat menjalankan aktivitas perdagangan secara wajar dengan tetap memperhatikan kemampuan daya beli masyarakat.

 

Selain melakukan pengecekan harga dan persediaan, Babinsa juga mengingatkan para pedagang agar tidak menaikkan harga secara sembarangan di luar kondisi dan mekanisme pasar yang berlaku. Para pedagang diminta turut mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.

 

“Kami juga memberikan imbauan kepada para pedagang agar tidak menaikkan harga secara sepihak atau tidak wajar. Apabila ada perubahan harga maupun kendala pasokan, hendaknya disampaikan secara terbuka agar dapat dikoordinasikan dan dicarikan solusi bersama,” lanjut Serka Iwan.

 

Pemantauan tersebut sekaligus menjadi upaya untuk mengurangi potensi permainan harga oleh oknum pedagang maupun tengkulak yang dapat merugikan masyarakat. Pengawasan di tingkat pasar diharapkan mampu memberikan gambaran faktual mengenai kondisi harga dan pasokan sehingga setiap perkembangan dapat segera diketahui oleh pihak terkait.

 

Di sisi lain, Babinsa juga mengingatkan para pedagang dan pengelola pasar mengenai pentingnya menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan. Kebersihan pasar tidak hanya berkaitan dengan keindahan lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat yang setiap hari melakukan aktivitas jual beli di kawasan tersebut.

 

Para pedagang diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan area sekitar lapak, serta bersama-sama menciptakan lingkungan pasar yang bersih, tertib dan nyaman bagi pembeli maupun pedagang.

 

Kegiatan pemantauan harga sembako tersebut mencerminkan peran Babinsa sebagai aparat kewilayahan yang senantiasa hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya dalam aspek keamanan dan ketertiban, Babinsa juga memiliki peran dalam membantu pemerintah daerah memantau berbagai perkembangan sosial dan ekonomi yang terjadi di wilayah binaannya.

 

Melalui kegiatan komunikasi dan pemantauan secara rutin, aparat kewilayahan dapat memperoleh informasi dari masyarakat secara langsung sekaligus membangun koordinasi dengan berbagai unsur terkait. Data dan informasi yang diperoleh di lapangan dapat menjadi bahan untuk menentukan langkah antisipasi apabila ditemukan adanya indikasi kelangkaan maupun kenaikan harga komoditas tertentu.

 

Stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah, aparat kewilayahan, pengelola pasar, pedagang, distributor dan masyarakat perlu terus diperkuat agar rantai pasok kebutuhan pokok tetap berjalan lancar.

 

Kodim 0723/Klaten melalui jajaran Koramil akan terus mendorong Babinsa untuk aktif melaksanakan pemantauan wilayah, termasuk perkembangan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung terciptanya kondisi wilayah yang aman, tertib, kondusif serta mendukung kesejahteraan masyarakat.

 

Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan dan komunikasi yang baik dengan seluruh pihak, diharapkan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kecamatan Karangnongko tetap terjaga, harga tetap terkendali dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang wajar dan terjangkau. (Red)

 

 

 

berita Berita Satuan tni