Pelantikan Pengurus ICMI Kabupaten Karanganyar Periode 2019-2024

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Pelantikan Pengurus ICMI Kabupaten Karanganyar Periode 2019-2024

Berita Militer
Selasa, 28 Januari 2020

Pelantikan Pengurus ICMI Kabupaten Karanganyar Periode 2019-2024

KodimKaranganyar - Pelantikan Pengurus ICMI Kabupaten Karanganyar Periode 2019-2024
KodimKaranganyar - Pelantikan Pengurus ICMI Kabupaten Karanganyar Periode 2019-2024

Pada hari Jum'at tanggal 24 Januari 2020 bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati kabupaten Karanganyar telah dilaksanakan Pelantikan Pengurus ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) Organisasi Daerah Kab. Karanganyar 2019-2024.

 

Dalam hal ini Pasilog Kodim Kapten Cba Sukino mewakili Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama S.Sos. Dan hugs dihadiri oleh Forkopimda kabupaten Karanganyar.

 

Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM mengungkapkan atas nama pemerintah Karanganyar menyambut baik ICMI, semoga bisa mengabdi yang lebih baik. Bangkit lebih bersemangat, karena ada tantangan-tantangan dan juga beberapa peluang yang harus di iklankan dengan baik, utamanya nilai-nilai kebaikan yang ada di dalam Islam.

 

KodimKaranganyar - Pelantikan Pengurus ICMI Kabupaten Karanganyar Periode 2019-2024
KodimKaranganyar - Pelantikan Pengurus ICMI Kabupaten Karanganyar Periode 2019-2024

Persoalan masalah agama dan komunis, karena pada saat Orde Baru itu perang memperjuangkan masukkan tentang sebuah nasionalisme, dan kebangsaan yang paling ekstrem adalah paham marxisme yang pernah memberontak ideologi komunisme Bung Karno, juga pernah seperti itu tetap selalu ada dan bahaya laten komunis orde baru lahir. Tinggal demokrasi menempatkan siapapun dalam proses elektro struktur pemerintah dalam perspektif, upaya untuk rahmatan lil alamin itu bisa diterjemahkan dalam kehidupan yang baik melalui kebijakan pemerintah, gimana caranya Islam bisa diterima menjadi inspiratif.

 

Nilai keadilan dan kesejahteraan harus terus kita tanamkan pada masyarakat maka tidak harus sarjana, karena sarjana belum tentu memiliki komitmen terhadap independensi dan objektivitas di dalam cendekiawan memiliki ciri objektif, berani mengungkapkan apapun untuk memperjuangkan ajaran ajaran Islam membawa rahmat bagi siapapun,"terang Juliyatmono.(SW27)