Swipe up untuk membaca artikel

Waaster Kasad Tinjau Penilaian Panti Asuhan Mulyaning Ati di Tawangmangu, Dandim Karanganyar Turut Mendampingi

KARANGANYAR — Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr.(Opsla), bersama Danrem 074/Warastratama, Kolonel Inf M. Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han., mendampingi Waaster Kasad Bidang Binter, Brigjen TNI Boemi Ario Bimo, S.E., dalam kegiatan peninjauan dan penilaian Panti Asuhan Mulyaning Ati di Dusun Tengklik, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat TNI AD, Forkopimcam Tawangmangu, perangkat desa, pengurus panti asuhan, serta masyarakat penerima bantuan sosial. Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Boemi Ario Bimo menyaksikan pemaparan profil singkat hasil rehabilitasi Panti Asuhan Mulyaning Ati yang menjadi salah satu objek penilaian program pembinaan teritorial TNI AD.

Selain melakukan peninjauan dan pengecekan sarana prasarana panti asuhan, Waaster Kasad juga menyerahkan tali asih dan paket sembako kepada anak-anak yatim serta perwakilan masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial TNI AD terhadap warga yang membutuhkan.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Boemi Ario Bimo menyampaikan bahwa kehadiran negara melalui berbagai program sosial bertujuan memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak yatim agar terus bersemangat dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita.

“Negara hadir untuk memberikan semangat kepada adik-adik semua. Dengan adanya panti asuhan yang layak dan nyaman, diharapkan anak-anak semakin termotivasi dalam belajar serta mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujarnya.

Ia juga berharap program pemerintah yang didukung TNI AD mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesejahteraan anak-anak yatim, khususnya dalam aspek kesehatan dan pendidikan. Selain itu, peran Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan perangkat desa dinilai sangat penting dalam melakukan pembinaan serta pengawasan terhadap perkembangan anak-anak di panti asuhan.

“Panti asuhan ini harus menjadi milik bersama yang diterima dan dijaga oleh masyarakat. Kepedulian lingkungan sangat dibutuhkan agar keberadaan panti dapat terus memberikan manfaat bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang,” tambahnya.

Kegiatan penilaian ini merupakan bagian dari program pembinaan wilayah TNI AD yang bertujuan mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim. Melalui program tersebut, diharapkan keberadaan panti asuhan dapat menjadi wadah yang mampu memberikan pendidikan, pembinaan karakter, serta masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.(Pen27)
Uploaded Image